1. General View Of Seaweed Commodity
Seaweeds or algae can be classified into four types:
a. Rhodophyceae (red algae)
b. Phaeophyceae (brown algae)
c. Chlorophyceae (green algae)
d. Cyanophyceae (blue-green algae)
This plant has a high economic value in terms of its considerable use in various industries of
sweets, cosmetics, ice cream, flavourings, bakery, sauce, silk, meat/fishery canning,
medicine and iron-rod welding. more, klik
growth-of-seaweed-community
May 8th, 2009 | Tags: algae, chlorophyceae, phaeophyceae, Rhodophyceae, Seaweed | Category: Uncategorized | Leave a comment
Di Jepang, Cina, Eropa, atau Amerika, rumput laut telah lama digunakan sebagai makanan atau obat-obatan. Biasanya, dibuat nori, kombu, pudding, sup, saus, dan dalam bentuk mentah sebagai sayuran. Di Indonesia, sejak ratusan tahun yang lalu, rumput laut telah dimanfaatkan sebagai sayuran, terutama oleh penduduk yang tinggal di sepanjang pantai. Jenis rumput laut di Indonesia mempunyai kandungan karbohidrat yang tinggi, sedikit protein dan vitamin. Karbohidrat dari rumput laut ini sukar diuraikan oleh enzim pencernaan. Karena itu, sebagian besar rumput laut tidak dimanfaatkan sebagai makanan, tetapi sebagai bahan tambahan dalam industry makanan, obat-obatan, dan kosmetika. More »
May 3rd, 2009 | Tags: E. spinosum, gizi, karbohidrat, protein, Rumput Laut, vitamin | Category: Artikel Indonesia, Rumput Laut | Comments Off
Dr. AB Susanto, M.Sc.*)
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Departemen Pendidikan Nasional RI.
Dosen Jur. Ilmu Kelautan, Fak. Perikanan dan Ilmu Kelautan UNDIP. Kampus Tembalang-UNDIP, Semarang 50359 (email: aabbee@gmx.de/Phone: 08176349753).
Phycocolloid dari Chondrococcus hornemannii asal dari pantai Tanzania telah diteliti oleh Semesi dan Mshigeni. Kandungan karagenan diperkirakan 45 % dari berat keringnya terutama lambda-karagenan. Mshigeni juga meneliti struktur dinding sel dari rumput laut ini. More »
May 3rd, 2009 | Tags: Chondrococcus hornemannii, Industrial Gums, Laurencia, Phycocolloid, Rumput Laut | Category: Artikel Indonesia, Rumput Laut | Comments (2)