PEMANFAATAN HASIL OLAHAN RUMPUT LAUT
Di Jepang, Cina, Eropa, atau Amerika, rumput laut telah lama digunakan sebagai makanan atau obat-obatan. Biasanya, dibuat nori, kombu, pudding, sup, saus, dan dalam bentuk mentah sebagai sayuran. Di Indonesia, sejak ratusan tahun yang lalu, rumput laut telah dimanfaatkan sebagai sayuran, terutama oleh penduduk yang tinggal di sepanjang pantai. Jenis rumput laut di Indonesia mempunyai kandungan karbohidrat yang tinggi, sedikit protein dan vitamin. Karbohidrat dari rumput laut ini sukar diuraikan oleh enzim pencernaan. Karena itu, sebagian besar rumput laut tidak dimanfaatkan sebagai makanan, tetapi sebagai bahan tambahan dalam industry makanan, obat-obatan, dan kosmetika.
Jenis rumput laut yang paling penting untuk ketiga industri ini adalah Eucheuma karena mengandung karaginan yang berfungsi sebagai pengatur keseimbangan, bahan pengental, pembentuk gel, dan pengemulsi. Selain Eucheuma, rumput laut yang sering digunakan adalah Gelidium dan Gracilari yang mengandung agar untuk industry agar-agar.
Selain untuk makanan, rumput laut dapat dimanfaatkan sebagai makanan karena kandungan gizinya cukup tinggi. Berikut kandungan gizi dari beberapa jenis rumput laut yang berasal dari daerah Sulawesi Selatan dan Bali.
Tabel 1. Kandungan gizi beberapa jenis rumput laut
|
Komponen |
E. spinosum (Bali) |
E. spinosum (Sulawesi Selatan) |
Gracilaria. gigas |
|
Kadar air (%) |
12,90 |
11,80 |
12,90 |
|
Protein kasar (%) |
5,12 |
9,20 |
7,30 |
|
Lemak (%) |
0,13 |
0,16 |
0,09 |
|
Karbohidrat (%) |
13,38 |
10,64 |
4,94 |
|
Serat Kasar (%) |
1,39 |
1,73 |
2,50 |
|
Abu (%) |
14,21 |
4,79 |
12,54 |
|
Kalsium (ppm) |
52,85 |
69,25 |
29,92 |
|
Besi (ppm) |
0,108 |
0,326 |
0,701 |
|
Tembaga (ppm) |
0,768 |
1,869 |
3,581 |
|
Timbal (ppm) |
- |
0,015 |
0,190 |
|
Vitamin B1 (mg/100g) |
0,21 |
0,10 |
0,019 |
|
Vitamin B2 (mg/100g) |
2,26 |
8,45 |
4,00 |
|
Vitamin C (mg/100g) |
43,00 |
41,00 |
12,00 |
|
Karagenan (%) |
65,75 |
67,51 |
- |
|
Agar (%) |
- |
- |
47,34 |
Sumber: Hasil Analisis di FTDC


