Yang terpenting dari l00 species lebih pada Gracilaria adalah G. confervoides (terdapat di pantai laut Hindia, Asia Timur dan Amerika) dan G. lichenoides (pantai laut Hindia). Pada jenis ini dan beberapa species Gracilaria lainnya telah diselidiki oleh beberapa ahli rumput laut. Jumlah kandungan phycoccoloid nampak tergantung pada pengaruh faktor lingkungannya, waktu pemanenan, dll. Fenomena tersebut membedakan antara 15 dan 30 % dari berat keringnya. Sebagai contoh; kandungan dan kualitas agar dari budidaya Gracilaria edulis di pantai India dilaporkan oleh Thomas dan Krishnamurty. Matsuhashi dan Hayashi melaporkan juga produksi agar dari G. foliifera yang dipanen di sepanjang pantai Florida barat. Perubahan musiman, kimiawi dan reproduksi pada G. foliifera dari New Hampshire juga telah diteliti. Pterocladia lucida digunakan orang untuk menghasilkan agar di wilayah Australia, Tasmania, New Zealand, Jepang. Begitu juga Pterocladia capillacea dapat diolah untuk menghasilkan agar.
Posted on April 26th, 2009 under Artikel Indonesia, Rumput Laut. Tags: agar-agar, agarophyte, G. foliifera, Gracilaria, Rumput Laut. Comments: 2